Sekolah Internasional Islam Ponpes Dzikir Al Fath, Lembaga Pendidikan Terlengkap Sejagad

TERKINI – Sekolah Internasional Islam Pesantren Dzikir Al Fath memberlakukan program unggulan yang disebut Perkampungan Tahsin (Tahfidz Al Qur’an, Lancar Bahasa Inggris, dan Jago Silat).

Melalui program ini, Pelajar tidak hanya dididik dengan pelajaran agama, tapi juga bahasa asing dan beladiri.  “Ada empat keunggulan  Perkampungan Tahsin yakni, hafal Al Qur’an, lancar Bahasa Inggris dan Bahasa Arab serta  mahir bela diri  pencak silat” Kata Direktur I2ST Pesantren Dzikir Al Fath, KH. Fajar Laksana.

Perkampungan Tahsin diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Dudi Fathul Djawad. Perkampungan tersebut dicoba selama dua tahun. Hasilnya, cukup membanggakan karena siswa memiliki keahilan lain selain agama Islam. Program ini kata KH. Fajar Laksana wajib untuk semua jenjang mulai dari tingkat SMP, SMA, SMK dan MA. Setiap hari siswa membaca dan menghafal Al Qur’an, berbahasa Inggris dan Bahasa Arab serta latihan pencak silat pagi dan sore. “Empat keunggulan ini dilatih setiap hari tanpa henti. Hasilnya mereka mahir Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Pencak Silat, juga hafal Al Qur’an,” ungkapnya.

Keseharian siswa kata dia tidak lepas dari Al Qur’an. Mereka diwajibkan menghafal Al Qur’an satu lembar atau delapan baris setiap hari. Satu tahun ditargetkan mampu menghafal Alquran minimal 5 juz.  Selain itu, tadarus Alqur’an serta memahami terjemahan Alquran satu juz sehari. Setiap Jumat khatam membaca Alquran secara bersama-sama yang dibagi dalam 30 kelompok. “Alhamdulillah, siswa kami cukup pintar dan cukup cerdas. Bahkan otomatis berdampak terhadap ilmu teknologi. Pola ini mendorong kecerdasan siswa bahkan lebih baik kepintarannya dalam hal memahami IPA dan IPS,” Jelasnya.

Program ini pun tidak mengganggu pembelajaran formal. Sebab, kegiatan belajar mengajar dilaksankan pagi sampai siang. Sedangkan sore sampai malam pendidikan yang diberlakukan sesuai dengan program ponpes.  “Jadi tidak akan mengganggu, bahkan lebih banyak menambah ilmu” Kata KH. Fajar Laksana.

Pelajar yang belum memenuhi target yakni dalam satu tahun, maka dimasukkan dalam program karantina selama satu bulan. Mereka diberi kesempatan untuk mengejar ketertinggalanya dalam menghafal Alquran. “Satu bulan khusus menghafal Alquran. Begitu juga Bahasa Inggris, satu bulan harus hafal 400 kosa kata, itu sudah ada standar,” Katanya.

Selain itu, selama akhir tahun ajaran, santri dan siswa diberi kesempatan untuk mengikuti traning center selama seminggu di luar daerah. “Saat ini ada beberapa santri yang sedang pematangan di Kampung Inggris Desa Tulungrejo Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Setelah pulang Isnya Allah lebih lancar,” Kata KH. Fajar Laksana.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi menyambut baik progam tersebut. Bahkan, dia menyebutkan Sekolah Internasional Islam Pesantren Dzikir Al Fath adalah lembaga pendidikan terlengkap sejagad. Alasannya, disana terdapat pendidikan formal mulai dari yang terendah yakni SD sampai perguruan tinggi. Bukan hanya pendidikan agama, tapi juga pendidikan umum dan mendidik santri menjadi wirausaha. “Saya katakan, Sekolah Internasional Islam Ponpes Dzikir Al Fath ini terlengkap di dunia lembaga pendidikannya,” Kata Dudi Fathul Djawad.

Selain itu, Sekolah Internasional Islam Ponpes Dzikir Al Fath juga telah memenuhi tiga program yang diluncurkan oleh Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Sekolahku Surgaku  yakni suasana lingkungan sekolah yang menciptakan spritual yang kuat, Sekolahku Tamanku  yakni lingkungan yang menyenangkan dan Karifan Lokal dengan menerapkan berbagai seni dan budaya lokal seperti Penncak Silat dan olah raga tradisional. “Sungguh, pembelajaran di Sekolah Internasional Islam Ponpes Dzikir Al Fath ini sudah sesuai dengan program Dinas Pendidikan, semua sudah terpenuhi.  Kurikulum berjalan, inovasi dan tentunya religius,” Katanya.

Sumber : https://seputarsukabumi.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *