Sekolah Internasional Islam Ponpes Dzikir Al Fath Gelar Mukhoyyam Guna Membentuk Akhlak Mulia

TERKINI || Sekolah Islam Internasional Ponpes Dzikir Al Fath Kota Sukabumi melaksanakan Mukhoyyam Al Quran tingkat SMP dan SLTA di Aula Syekh Quro Ponpes tersebut, Minggu (19/05). Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk keenam kalinya.

Direktur Sekolah Internasional Islam sekaligus Pimpinan Ponpes Dzikir Al Fath KH. M Fajar Laksana menyambut baik kegiatan tersebut. Peserta akan mendapat pembelajaran ala pesantren melalui metode Seven Habits For Islamic Character Building (tujuh kebiasaan dalam membangun akhlak yang mulia). “Kami menyambut baik kedatangan Peserta Mukhoyyam Alquran ini, karena mereka merupakan Agent of Change yang akan kami bina dan didik dengan tujuh kebiasaan dalam membangun akhlak mulia melalui rumus 4S2T1D, yakni Sholat, Shaum, Shodakoh, Sholawat, Tadarrus,  Tafakkur, dan Dzikrullah,” kata KH. M Fajar Laksana ponpes yang beramalat di Jalan Merbabu, Perum Gading Kencana Asri, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunung Puyuh tersebut.

KH. M Fajar Laksana mengawal peserta Mukhoyyam selama 24 jam. Memperhatikan serta mengawasi pembiasaan dalam membentuk akhlak mulia. Selain itu, juga memberikan pengajaran terkait bahasa Arab dan Inggris sebagai langkah awal menerobos Eropa dan Timur Tengah. “Kami juga memberikan pembiasaan kepada para siswa untuk selalu bersama Quran. Diantara kegiatan-kegiatan tersebut adalah One Day One Page Reading QuranOne Day One Juz Khotmil Quran,  One Day One Ayat Translate Quran, One Week One Juz Khotmil Qur’an,” ucapnya.

Ponpes Al Fath kata KH. M Fajar Laksana telah membuka kantor perwakilan di Kemalpasa Mahalesi Medeniyet Cad Uni Garden Sitesi K Blok IC No.7 Serdivan/Sakarya Turkey sebagai Central Information untuk siswa yang ingin meneruskan pembelajaran di Negera Turkey tersebut.

Penanggung jawab acara, Dede Setiawan menyampaikan, Mukhoyyam Al Quran untuk siwa baru tingkat SMP dan SLTA. Kegiatan ini sebagai adaptasi guna membiasakan diri dengan seperangkat peraturan pesantren selama seminggu, mulai 19 sampai 25 Mei 2019. Adapun peserta Mukhoyyam ini dari sejumlah kota, kabupaten baik Jawa Barat maupun luar Jawa Barat. ” Acara Mukhoyyam Al Quran periode keenam ini sebagai bentuk latihan siswa baru dalam membiasakan diri dengan peraturan Ponpes. Peserta datang dari berbagai daerah seperti Sukabumi, , Tasik, Jakarta dan Tangerang,” jelasnya.

Dijelaskan kegiatan terencana selama 24 jam dan dievaluasi setiap harinya. Mukhoyyam Alquran ini berbeda dengan yang lainnya karena terintegrasi antara kegiatan indoor dan outdoor. Disamping itu, juga ditambah dengan wawasan berbahasa, budaya serta dilatih kecakapan bela diri Pencak Silat. “Pembeda kegiatan Mukhoyyam Al Quran di Ponpes Dzikir Al Fath dengan yang lain adalah susunan pencapaian target yang jelas, ditambah acara outdoor seperti ngaji on the street, Arabic and English Fun Games serta latihan keterampilan bela diri Silat,” pungkasnya.

Sumber : https://seputarsukabumi.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *